Author: ariniadmin
Agenda Rutin Sepanjang Tahun
Wayang Kulit.
• Tiap malam Rabu Legi : Pondok Timasan, Makamhaji, Pajang.
• Tiap malam Jumat Kliwon: Pendhapa Ageng Taman Budaya Surakarta.
Wayang Orang
• Tiap malam (Senin-Sabtu) : Gedung Wayang Orang (GWO) Sriwedari.
• Tiap Minggu kedua : RRI Surakarta.
Sarasehan
• Tiap tanggal 25 (Selawenan) : Kampung Batik Laweyan.
Cultural Performance
• Tiap tanggal 26 (Nemlikuran) : di SMKI Surakarta.
Pentas Musik Car Free Day
• Tiap hari Minggu pertama : Plaza Sriwedari jam 06.00-09.00.
Sendratari Ramayana
• 29 Maret 2013, jam 20.00 di Open Stage Taman Balekambang.
• 26 April 2013, jam 20.00 di Open Stage Taman Balekambang.
• 24 Mei 2013, jam 20.00 di Open Stage Taman Balekambang.
• 21 Juni 2013, jam 20.00 di Open Stage Taman Balekambang.
• 26 Juli 2013, jam 20.00 di Open Stage Taman Balekambang.
• 23 Agustus 2013, jam 20.00 di Open Stage Taman Balekambang.
• 20 September 2013, jam 20.00 di Open Stage Taman Balekambang.
• 25 Oktober 2013, jam 20.00 di Open Stage Taman Balekambang.
• 15 November 2013, jam 20.00 di Open Stage Taman Balekambang.
• 20 Desember 2013, jam 20.00 di Open Stage Taman Balekambang.
Pasar Tradisional di Solo
Pasar Klithikan Notoharjo Solo
Pasar Notoharjo dibangun pada tahun 2006 oleh Pemerintah Kota Surakarta. Pasar ini terletak di Kalurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta, diatas lahan seluas 1.800m2. Pasar Klithikan Notoharjo dibangun menampung pedagang kaki lima diarea Taman Monumen 45 Banjarsari yang berjumlah 909 pedagang.
Pasar Notoharjo lebih dikenal dengan nama Pasar Klithikan karena pasar tersebut sebagai wadah bagi pedagang kakilima yang menjual berbagai barang bekas, seperti elektronik, pakaian, ponsel, sparepart kendaraan dan barang-barang lainnya. Pasar ini cukup unik karena disini pengunjung bisa menemukan barang-barang bekas yang dengan kreativitas para pedagang maka barang-barang tersebut dimanfaatkan kembali.
Pasar Kembang Solo
Pasar Kembang berlokasi di jalan Dr. Rajiman, Kalurahan Sriwedari, Kecamatan Laweyan Kota Surakarta. pasar ini berdiri diatas lahan seluas lebih kurang 1.409m2. Sesuai dengan namanya, pasar tersebut diperuntukan bagi pedagang yang memiliki jenis dagangan bunga (kembang). Terutama bunga tabur beserta perangkat (ubo rampe) untuk orang yang meninggal dunia.
Semula lokasi pasar ini adalah taman. Pada tahun 1963 mulai bermunculan banyak pedagang disebelah utara taman tersebut. Karena jumlah pedagang semakin banyak, maka pada tahun 1970 didirikan sebuah pasar yang bernama Pasar Kembang. Pada tahun 2006 Pasar Kembang medapatkan alokasi dana untuk merenovasi bangunan pasar tersebut.
Lokasi: Jl. Dr. Radjiman Sriwedari Laweyan, Surakarta.
Pasar Legi Solo
Pasar Legi didirikan pada masa pemerintahan Mangkunegoro I (Pangeran Samber Nyawa). Terletak dijalan Sutan Syahrir, Kelurahan Stabelan, Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta. Pasar ini mempunyai luas sekitar 16.640 m2.
Pasar Legi merupakan pasar induk hasil bumi terbesar di Surakarta, yang mendapatkan pasokan dagangan dari berbagai daerah baik dari wilayah sekitar surakarta maupun dari luar daerah seperti Brebes, Temanggung, Tasikmalaya, Sidoarjo, Malang dan lain sebagainya. Kegiatan pasar ini dimulai dari dini hari sampai malam hari.
Pada tahun 2008 Pemerintah Kota Surakarta mengalokasikan dana untuk merenovasi beberapa bagian pasar yaitu blok ikan asin dan kelapa yang kemudian akan dilanjutkan ketahap berikutnya untuk bangunan dibagian depan/barat.
Lokasi: Jl. Jend. S. Parman Stabelan Banjarsari, Surakarta.
Pasar Gedhe Harjdonegoro Solo
Pasar Gedhe Hardjonegoro yang terletak di jalan Urip Sumoharjo, Kelurahan Sudiroprajan, Kecamatan Jebres, Surakarta ini dibangun oleh Sinuhun Pakoe Boewono x pada tahun 1930. Pasar ini didisain oleh arsitek Belanda bernama Thomas Karsten. Arsitektur Pasar Gedhe merupakan perpaduan antara gaya Eropa dengan gaya tradisional. Karena terjadi kebakaran pada tahun 2000, Pasar Gedhe mengalami renovasi namun tanpa mengubah bentuk aslinya. Pada masa awal berdirinya, di pasar ini sudah diberlakukan sistem jual beli dan sewa terhadap toko dan tempat untuk berjualan. Sebuah sistem yang masih belum umum pada masa itu. Satu hal lagi adalah bahwa Pasar Gedhe Harjonegoro menjadi pasar bertingkat pertama di Indonesia.
Lokasi: Jl. Jend. Urip Sumoharjo Sudiroprajan Jebres, Surakarta.
Pasar Kadipolo Solo
Pasar Kadipolo berlokasi di jalan Dr. Rajiman, Kalurahan Panularan, Kecamatan Laweyan Kota Surakarta yang berada diatas lahan seluas lebih kurang 1.500 m2.
Pasar Kadipolo dibangun pada tahun 1980 spesifikasi jenis dagangan berupa peralatan rumah tangga yang terbuat dari logam, seperti ember, dandang, kompor minyak tanah dan lain-lain. Pada tahun 1989 para pedagang dipindahkan ke Pasar Kabangan karena Pasar Kadipolo tersebut akan digunakan untuk menampung pedagang dari Pasar Singosaren yang hendak dipindah karena Pasar Singosaren akan dijadikan pasar semi modern.
Pasar Kadipolo tidak lagi sebagai pasar yang menjual dagangan alat-alat kebutuhan rumah tangga dari logam tetapi menjadi pasar yang menjual aneka jenis kebutuhan sehari-hari.
Lokasi: Jl. Dr. Radjiman Penularan Laweyan Surakarta.
Pasar Nusukan Solo
Pasar Nusukan yang terletak dijalan Kapten Piere Tendean, Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta ini didirikan pada tahun 1958. Setelah mengalami beberapa kali renovasi, pada tahun 1986 ada perubahan luas lahan dari hasil pembebasan tanah kantor Kelurahan dan Gedung Bioskop Nusukan. Pada tahun 2004 Pasar Nusukan mengalami musibah kebakaran dan dibangun kembali pada tahun 2006. Pada tahun ini juga Pemerintah Kota Surakarta mengalokasikan dana yang diperuntukkan sebagai bantuan subsidi kepada pedagang lama Pasar.
Pasar Nusukan menyediakan berbagai macam kebutuhan sehari-hari, baik kebutuhan pangan maupun sandang. Ativitas pasar dimulai dari dini hari hingga malam. Pedagang sayur-mayur kebanyakan datang dari luar kota Solo seperti Boyolali, Sragen, Purwodadi dan Karanganyar.
Lokasi: Jl. Kapten P. Tendean Nusukan Banjarsari Surakarta
Pasar Mojosongo Solo
Pasar Mojosongo terletak di jalan Brigjen Katamso, Kalurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres Kota Surakarta, diatas lahan seluas lebih kurang 1.120m2. Pasar ini dibangun pada tahun 1976. Setelah mengalami beberapa kali perbaikan, pada tahun 2007 pasar tersebut direnovasi kembali oleh pemerintah Kota Surakarta.
Pasar Mojosongo menyediakan kebutuhan sehari-hari masyarakat.
Lokasi: Jl. Brigjen Katamso Mojosongo Jebres Surakarta
Pasar Sidodadi Solo
Pasar Sidodadi berlokasi di Jalan Slamet Riyadi, Kalurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan Kota Surakarta. Pasar tersebut tidak mempunyai spesifikasi khusus, tetapi mampu menyediakan berbagai kebutuhan pokok masyarakat. Setelah adanya perubahan luas lahan, hasil dari pembebasan tanah makan Kleco, pada tahun 2007 Pasar Sidodadi dibangun kembali oleh pemerintah Kota Surakarta.
Lokasi: Kleco/Jl. Brigjend Slamet Riyadi Karangasem Laweyan
Makanan Khas Solo
Pecel nDeso
Pecel nDeso adalah pecel yang berasal dari beras merah, dicampur sayur yang berisi dedaunan dan tanaman mulai dari jantung pisang, nikir, daun petai cina, bunga turi dan kacang panjang. Sambal wijen putih atau hitam. Disantap bersama belut goreng, wader pari goreng, telur ceplok, sosis solo, bongko(kacangmerah dan kelapa), gembrot(kelapa dan daun simbukan), otak dan iso goreng
Warung Nasi liwet Wongso Lemu
Nasi liwet adalah makanan khas Solo yang paling terkenal, makanan ini terdiri dari nasi gurih yang di campur dengan sayur labu siam yang di masak sedikit pedas, telur pindang rebus, daging ayam yang disuwir, kumut(kuah santan yang di kentalkan). Penyajiannya biasanya dengan daun pisang yang di pincuk.
Sate Buntel
Sate buntel adalah sate kambing khas Solo yang terbuat dari daging kambing yang di cincang, kemudian di bakar dan di beri bumbu sate.
Timlo Solo
Timlo Solo adalah hidangan berkuah bening yang berisi sosis ayam yang di potong-potong, telur ayam pindang dan irisan hati dan ampela ayam.
Cabuk Rambak
Makanan ini biasanya di jajakan keliling. Makanan ini terdiri dari ketupat atau sering di sebut gendar Janur dan Bumbu Cabuk Rambak memakai wijen yang di goreng bersama santan kelapa, cabai, bawang putih, kemiri, dan gula merah. Makanan ini di makan dengan Karak(sejenis kerupuk yang terbuat dari beras).
Tengkleng
Tengkleng merupakan makanan semacam gulai kambing tetapi kuahnya tidak memakai santan. Isi tengkleng adalah tulang-tulang kambing dengan sedikit daging yang menempel, bersama dengan sate usus, sate jeroan , dan otak.
Sate Kere
Sate Kere ini unik karena menu utamanya adalah sate Tempe Gembus, yaitu tempe yang terbuat dari ampas kedelai sisa pembuatan tahu, selain itu juga ada sate jeroan sapi seperti paru, limpa, hati, iso, torpedo, ginjal, babat. Sebelum di bakar bahan makanan direndam dalam bumbu khas. Sedangkan penyajiannya menggunakan bumbu kacang.
Gudeg Ceker
Ceker (Kaki ayam) ini adalah makanan pendamping yang dihidangkan bersama gudeg. Ceker di rebus bersama bumbu santan sehingga bisa lunak dan empuk. Dalam penyajiannya Gudeng ceker ini bersama dengan Sambal Goreng Krecek
Solo Kalender Event 2013
Januari
• Sekaten. 17-24 Januari 2013 di Alun-Alun Kraton Kasunanan Surakarta. Pasar rakyat yang memasarkan souvenir dan kerajinan tangan lainnya. Ada pula pameran benda-benda pusaka di Pagelaran Keraton. Di bangsal Masjid Agung, dibunyikan gamelan Kyai Guntur Madu dan Kyai Guntur Sari mulai pukul 09.00-24.00.
• Grebeg Mulud. 24 Januari 2013 di Kraton Kasunanan Surakarta menuju ke Masjid Agung. Puncak dari perayaan Sekaten adalah keluarnya Gunungan dari Keraton menuju Masjid Agung. Setelah didoakan, gunungan kemudian dibagikan kepada masyarakat.
Februari
• Grebeg Sudiro. 3 Februari 2013 di Kawasan Pasar Gedhe. Acara yang diadakan dalam rangka memperingati tahun baru Imlek dengan berbagai karnaval pertunjukan dan gunungan dari kue keranjang.
• Peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW (Sabtu terakhir di bulan Maulud). 9 Februari 2013 di Masjid Agung Surakarta. Pengajian oleh Habib Syech bin Abdul Kadir Assegaf yang akan dihadiri puluhan ribu jamaah dari berbagai kota dan mancanegara.
• Festival Kethoprak. 15-19 Februari 2013 di Gedung Kesenian Balekambang. Pementasan grup-grup ketoprak yang ada di Propinsi Jawa Tengah, yang akan dihadiri sekitar 3.000 pengunjung.
• Solo Carnaval. 16 Februari 2013 di sepanjang jalan Slamet Riyadi. Karnaval budaya dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Solo yang akan mengangkat thema budaya dan akan dihadiri sekitar 100.000 penonton.
• Gunungan Charity Boat Race. 17 februari 2013 di Sungai Bengawan Solo. Lomba perahu untuk menggali potensi wisata Bengawan Solo, sekaligus sebagai kampanye lingkungan hidup menjaga kebersihan sungai. Tahun 2011 dan 2012 event ini banyak diikuti peserta dari Luar Negeri.
• Festival Jenang Solo. 17 Februari 2013 di Ngarsopuro / jl.Jend.Sudirman (tentatif).Festival Jenang Solo digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Solo. Dalam acara tersebut dibagikan secara gratis lebih dari 10 ribu beragam jenang kepada masyarakat yang hadir.
Maret
• Haul Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi. 3-4 Maret 2013 di Kawasan Pasar Kliwon dan Alun-Alun Selatan. Tiap tanggal 20 Rabiultsani berdasarkan kalender Islam, Ribuan umat Islam dari berbagai daerah berbondong-bondong datang ke kawasan Masjid Ar Riyadh untuk memperingati wafatnya Habib Ali Bin Muhammd Al Habsyi, dan Masjid Ar Riyadh Solo adalah saksi sejarah betapa akhak mulia yang diwariskan Habib Anis bin Alwi bin Ali Al Habsyi selama hayatnya tetap lestari hingga sekarang.
• Mahesa Lawung. 11 Maret 2013 di Keraton Kasunanan Surakarta dan Hutan Krendhawahana. Ritual adat Keraton Kasunanan Surakarta untuk memohon keselamatan dan supaya terhindar dari segala macam mara bahaya. Peserta upacara berangkat dari Gondorasan ke Bangsal Sewayana Keraton Surakarta kemudian seterusnya menuju ke Hutan Krendhawahana di Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar (14 Km arah utara Kota Solo). Tempat ini dianggap sakral dan merupakan tempat semedi para leluhur Keraton Mataram.
AGUSTUS
* Paring Dalem Zakat Fitrah. 5 Agustus 2013 di Kraton Surakarta/Masjid Agung. Mengirimkan zakat fitrah dalem ke Masjid Agung diiringi abdi dalem dan santi swaran.
* Grebeg Pasa. 9 Agustus 2013 di Kraton Surakarta/Masjid Agung. Upacara tradisional yang digelar berkaitan dengan Hari Raya Idul Fitri. Pada saat itu dilaksanakan prosesi membawa gunungan dari Keraton Surakarta ke Masjid Agung.
* Bakdan Ing Balekambang. 8-18 Agustus 2013 di Taman Balekambang. Pementasan seni pasca lebaran.
* Maleman Sriwedari. 10-25 Agustus 2013 di Taman Sriwedari. Pelestarian tradisi pasar rakyat di ”Bonrojo Sriwedari”.
* Pekan Syawalan ing Jurug. 21-28 Agustus 2013 di TST Jurug. Rangkaian peringatan syawalan yang dipusatkan di TSTJ.
* Apresiasi Musik Kebangsaan (2). 30 Agustus 2013 di Balaikota Surakarta. Gelaran musik kebangsaan untuk membangkitkan rasa kebangsaan dan cinta tanah air pada masyarakat Kota Surakarta.
* Rock In Solo. Agustus 2013 di Stadion Sriwedari. Ritual tahunan musik rock di Kota Solo yang menghadirkan puluhan band rock yang berasal dari Indonesia serta mancanegara dan telah ditasbihkan sebagai festival musik.
SEPTEMBER
* Grand Final Putra Putri Solo. 7 September 2013 di Balaikota Surakarta. Puncak acara dan penobatan Putra-Putri Solo 2013.
* Solo Keroncong Festival. 13-14 September 2013 di Kawasan jl. jendral Sudirman. Menampilkan para seniman keroncong local, nasional, maupun International dalam upaya melestarikan musik tradisi dan memupuk rasa nasionalisme.
* Solo International Performing Art (SIPA). 20-22 September 2013 di Pamedan Pura Mangkunegaran. Pegelaran seni internasional yang menampilkan artis-artis dari dalam dan luar negeri yang diikuti sekitar 7 – 10 negara asing.
* Solo City Jazz. 27-28 September 2013 di Ngarsopuro/Sriwedari. Gelaran Tahunan musisi Jazz Nasional dan International yang secara rutin di gelar di Solo, sebagai tolok ukur perkembangan musik jazz dengan menampilkan artis-artis Jazz Nasional maupun International.
OKTOBER
* Pekan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. 3-6 Oktober 2013 di pusat keramaian kota Solo. Pameran industri pariwisata dan ekonomi kreatif berskala nasional.
* Solo International Tea Festival. 12 Oktober 2013 di kawasan jl. Jendral Sudirman. Teh adalah minuman lintas benua, lintas bangsa, dan lintas budaya, dalam event Solo International Tea Festival 2013 akan digelar festival budaya budaya minum teh dari berbagai bangsa di dunia.
* Solo Culinary Festival. 13-15 Oktober 2013 di Pasar Nongko. Pameran masakan tradisional jawa yang dipadukan dengan masakan kontemporer berbasis resep masakan tradisi jawa yang dikemas secara International.
* Grebeg Besar. 15 Oktober 2013 di Kraton Surakarta dan Masjid Agung. Ritual tahunan untuk memperingati Ibadah Haji (Idul Adha).
* Pasar Seni Balekambang. 25-27 Oktober 2013 di Taman Balekambang. Menyuguhkan pentas seni budaya merupakan rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun Taman Balekambang.
* Pentas Seni Budaya dan Musik Ethnic Solo. 27 Oktober di Sriwedari/Ngarsopuro. Penampilan berbagai seni budaya dan music etnic Kota Solo.
* Apresiasi Musik Kebangsaan (3). 28 Oktober 2013 di Monumen Banjarsari. Gelaran musik kebangsaan untuk membangkitkan rasa kebangsaan dan cinta tanah air pada masyarakat Kota Surakarta.
NOVEMBER
* Kirab Malam 1 Sura. 5 november 2013 di Kraton Surakarta dan Pura Mangkunegaran. Perayaan Tahun Baru menurut Kalender Jawa. Malam satu Suro jatuh mulai terbenam matahari pada hari terakhir bulan terakhir kalender Jawa (30/29 Besar) sampai terbitnya matahari pada hari pertama bulan pertama tahun berikutnya (1 Suro).
* Festival Suro. 5-6 November 2013 di Kraton Surakarta. Gelaran seni budaya dalam rangka memperingati tahun baru jawa, 1 Suro.
* Javanese Theaterical. 8-10 November 2013 di Sriwedari. Pementasan teater jawa yang dimainkan oleh remaja-remaja berusia SLTA se-Jawa Tengah.
* Bengawan Solo Gethek Festival. 10 November 2013 di Sungai Bengawan Solo. Festival Gethek di Bengawan Solo dengan mengusung tema transportasi air di Bengawan Solo yang dihiasi beraneka tampilan seni sepanjang Bengawan Solo.
* Kirab Apem Sewu. 10 November di Kampung Sewu. Kirab yang digelar warga Kampung Sewu, Jebres, sebuah kawasan di tepian Bengawan Solo. Ada 1.000 apem yang dikirabkan (diarak) di sekeliling kampung.
* Wiyosan Jumenengan Dalem Sri Paduka Mangkunegara IX. 13 November 2013 di Pura Mangkunegaran. Upacara peringatan kenaikan tahta Sri Paduka Mangkunegara IX.
DESEMBER
* Pesta Budaya Malam Tahun Baru. 31 Desember 2013. Menampilkan atraksi budaya dan pesta kembang api menyongsong Tahun Baru 2014 dengan Car Free Night di Sepanjang Jl. Slamet Riyadi.
Agenda Rutin sepanjang Tahun.
Wayang Kulit.
Tiap malam Rabu Legi : Pondok Timasan, Makamhaji, Pajang.
Tiap malam Jumat Kliwon: Pendhapa Ageng Taman Budaya Surakarta.
Wayang Orang
Tiap malam (Senin-Sabtu) : Gedung Wayang Orang (GWO) Sriwedari.
Tiap Minggu kedua : RRI Surakarta.
Sarasehan
Tiap tanggal 25 (Selawenan) : Kampung Batik Laweyan.
Cultural Performance
Tiap tanggal 26 (Nemlikuran) : di SMKI Surakarta.
Pentas Musik Car Free Day
Tiap hari Minggu pertama : Plaza Sriwedari jam 06.00-09.00.
Sendratari Ramayana
29 Maret 2013, jam 20.00 di Open Stage Taman Balekambang.
26 April 2013, jam 20.00 di Open Stage Taman Balekambang.
24 Mei 2013, jam 20.00 di Open Stage Taman Balekambang.
21 Juni 2013, jam 20.00 di Open Stage Taman Balekambang.
26 Juli 2013, jam 20.00 di Open Stage Taman Balekambang.
23 Agustus 2013, jam 20.00 di Open Stage Taman Balekambang.
20 September 2013, jam 20.00 di Open Stage Taman Balekambang.
25 Oktober 2013, jam 20.00 di Open Stage Taman Balekambang.
15 November 2013, jam 20.00 di Open Stage Taman Balekambang.
20 Desember 2013, jam 20.00 di Open Stage Taman Balekambang.